Wednesday, April 30, 2008

OpenBSD WPA & Broadcom SUCK!

Kernel implementation of the 4-way handshake and group-key handshake protocols (both supplicant and authenticator state machines) as defined in the IEEE 802.11i standard.

Software implementation of the TKIP (Temporal Key Integrity Protocol) and CCMP (CTR with CBC-MAC Protocol) protocols.

This diff doesn't implement any of the 802.1X authentication protocols and thus only PSK authentication (using pre-shared keys) is currently supported.

In concrete terms, this adds support for WPA-PSK and WPA2-PSK protocols, both in station and hostap modes.

The following drivers are marked as WPA-capable and should work: bwi(4), malo(4), ral(4), iwn(4), wpi(4), ural(4), rum(4), upgt(4), and zyd(4)

The following options have been added to ifconfig(8): wpa, wpapsk, wpaprotos, wpaakms, wpaciphers, wpagroupcipher wpa-psk(8) can be used to generate keys from passphrases.

Implementasi WPA di OpenBSD seperti sebuah terobosan baru dari para developer OpenBSD. Hebat!, satu kata ini cocok buat para developer. Didunia OpenSource mungkin baru ini aplikasi WPA diimplementasikan dilevel kernel base sebuah operating system.

Sayangnya adalah dukungan Device Wireless Driver di OpenBSD masih tidak terlalu banyak. Jika banyak operating system opensource lain tidak perduli dengan blob(binary object) driver yang penting user happy bisa wifinya bisa aktif, maka OpenBSD developer punya karakteristik beda. OpenBSD sangat strict dalam hal binary object yang di-iject-kan kedalam kernel. Yah jadinya user banyak kurang happy. Terkesan developer OpenBSD lambat dalam hal-hal yang essensial bagi user.

But... itulah mereka sekelompok kecil volunteer yang menyempatkan diri membangun sebuah operating system yang mempuni. Jika dibandingkan dengan operating system lain jelas jauh berbeda, jumlah developer dalam keluarga BSD seperti FreeBSD & NetBSD tidak perlu ditanya lagi mungkin bisa >1000 orang. Apalagi jika dibandingkan dengan Linux mungkin Developer Linux saja kalau dikumpulin bisa Surabaya penuh apalagi jika dikumpulin bareng suporternya Pulau Jawa bisa penuh tuh.
Itu tinjauan dari sisi jumlah developer, mungkin pengaruh lain adalah jumlah donatur. Donatur ke project OpenBSD tidak bisa dibandingkan dengan operating system lain, sangat jauh. Melihat sudut pandang tersebut diatas sebagai pengguna saya puas dengan performance team OpenBSD, jika dibandingkan dengan BSD lainnya atau Linux.

Back to OpenBSD-WPA, laptop saya belum support salah satu laptop yang kurang beruntung karena bwi yang belum disupport oleh OpenBSD. Semoga ada yang memberi donasi laptop yang persis mirip punya saya ke OpenBSD Developer, sehingga bisa suatu saat driver ini bisa disupport. Doh Broadcom SUCK! Hehehe enjoy aja deh.. ntar kalau cari laptop cari yang support BSD aja deh.

0 comments:

Post a Comment