Tuesday, January 20, 2009

Pencanangan Bintang Musik Daerah

Acara TvOne "Pencanangan Bintang Musik Daerah", Wow... Sangat apik sekali lagu-lagu daerah jika di Arransmen dengan disesuaikan dengan kondisi sekarang.

Yang masih saya ingat ada beberapa person dan group band yang meramaikan acara tersebut. Sebut saja Arransmen handal dari Tanah Batak Vicky Sianipar, Penyanyi apik Edo Kodologit & Rika Roeslan. Tidak kalah ketinggalan group band  asal tanah Dewata Bali, yang lagu-lagunya tidak kalah sangar karena dibawakan dalam irama rock, Band Rokavatar.

Doh bener-bener apik banget garapan-garapan anak bangsa tersebut dalam dunia seni.. Wah apa sudah ada yah dalam format kaset/cd?

Kalau ada yang tahu tentang informasi lagu-lagu yang dinyanyikan tersebut bisa menghubungi saya berikut bagaimana cara mendapatkannya.

12 comments:

  1. Edi -KADIN Pariwisata -February 16, 2009 at 1:45 AM

    Paan nih BMD, gak jelas banget...!!!! we dah nongkrong nuntun TVone ampe subuh, tp gak da tuh iklan even BMD.. beuh katanya even besar tp gak di iklanin???? jangan-jangan gak da duit panitianya....!!!! mendingan KDI/AVI/Idola Cilik yang jelas publikasinya... [niat gak sih ngadain ne acara????]

    ReplyDelete
  2. Eh ngomong-ngomong Bursa Musik Daerah itu apakah acara rutin yg ditampilkan di TVone.
    Wah kalau rutin saya malah yang kurang tahu..
    Salam kenal Pak Edi dari Bengkulu.. Tetangga dekat sebenarnya.. Saya dari Lampung Pak.
    Hanya saja sekarang saya tinggal di Surabaya.


    Sukses Selalu

    ReplyDelete
  3. buat Edi...
    Andakan anggota kadin, harusnya kasih komentar yang nasionalisme dong.....
    saya jadi menyangsikan rasa nasionalisme anda terhadap Merah Putih...Saya cukup prihatin dengan komentar anda,lebih baik anda ngaca sebelum memberi komentar...


    Tx...

    ReplyDelete
  4. Ayo.. Bersatu lagi...

    Saya seneng ada tv yang masih care dengan budaya daerah, coba acara itu direkam dan disebarkan via youtube atau apapun deh.. pasti banyak dikenal orang lain.

    Kalau dah dikenal orang lain, ngga mungkin lah ada maling yang ngaku-ngaku budaya kita sebagai budayanya hehehe..

    Ayo dukung Budaya Daerah..

    ReplyDelete
  5. heh lo tuh kan kepala dnas pariwisata..
    bukannya membela acara yg ada hubungganya sama negara kita malah ngedukung yg gga ada hubungannya..
    aneh bgt sech lo..
    bmd bgus ko mnurut gw..
    alhamdulilah ada bmd yang peduli sama musik-musik daerah kita..

    kalo iri bilang ajj,jangan ngomong kyk gitu..

    =.='

    SUKSES SLALU YAAH BMD,
    THX

    ReplyDelete
  6. Sebelumnya salut untuk BMD dan pencetusnya.Wajar kalau idealisme tersebut ada pro dan kontra.namun sebaikya pak edi sebagai bangsa Indonesia dan orang pemerintah justru memberikan dukungan serta arahan yang membangun.Saya sebagai abdi negara juga merasa malu apabila inisiatif seperti BMD ini justru datang bukan dari kalangan pemerintah tetapi justru anda sebagai orang pemerintah malah berkomentar yang tidak elegan.Sekali lagi semoga BMD sukses dan menjadi daya saing Indonesia di dunia serta identitas asli bangsa kita.

    ReplyDelete
  7. Halo Rekan Semua...

    Bro-Bro semua.. kalau ada yg tahu kapan acara Bintang Musik Daerah ada lagi.. mohon inform bagi-bagi info yah.. Biar gak ketinggalan gitu.. Kangen sama lagu-lagu daerah kita.


    Thanks

    ReplyDelete
  8. Kami dari kontingen NTB [ Nusa tenggara Barat ] yang lolos masuk grand final, sangat kecewa terhadap kegiatan ini tidak terlaksana dan beberapa janji penyelenggara yang menelantarkan sekitar 13 kontingen dari 13 propensi lainnya . Harapan untuk tampil pupus sudah …..

    Kronologisnya :
    18 maret 2009, tidak ada kejelasan mengenai tiket pesawat ke bali yang dijanjikan oleh panitia sehingga tidak sampai-sampai ketangan kami [ dari pihak panitia terus mengatakan tiket sudah di urus oleh travel ], akhirnya kami memutuskan memakai dana pribadi berangkat lewat darat mengunakan Kapal fery [ Lembar - padangbai ].

    Sekitar pukul 9 malam Kami menghubungi pihak panitia kembali yang diterima oleh Ibu ossie [ BMD ] , kemudian dari panitia kami di arahkan ke Hotel Lavender [ nusa dua bali ] namun setelah konfirmasi, pihak hotel menyatakan tidak ada bokingan atas nama Lombok Kundalini [ nama group kontingen NTB ].

    Sekitar jam 2 pagi 19 maret 2009 kontingen sampai di Padangbai [ bali ] .. karena bokingan di hotel Lavender tidak ada list nama kami , kami memutuskan untuk menginap di candi dasa (pelangi cave resort) sebelum berangkat menuju BICC Bali dengan harapan disana bisa ketemu pihak panitia BMD. Sekitar jam 6 pagi kita menuju nusa dua menggunakan travel , dengan perjalanan 2 setengah jam kami sampai di nusa dua, Kecurigaan muncul ketika tak satupun dari pihak panitia yang ada di BICC BALI. Kemudian kami memutuskan tetap menunggu perkembangan sampai pukul 10 siang,kontingen mengambil inisiatif untuk bertemu dengan kontingen lain yang menginap di hotel Lavender.

    Di hotel Lavender ternyata ada 2 kontingen lain [Makasar dan Kalimantan Barat], mereka juga mengalami keadaan yang sama dengan kami, mereka juga baru tiba dari airport ngurah rai tanpa dijumpai panitia dan biaya hotel ditanggung sendiri oleh peserta sehingga mereka menggurus kekantor dinas pariwisata denpasar, kami menggambil keputusan bersama untuk bertemu kembali tanggal 21 di Hotel Westin BICC Nusa dua.


    Tanggal 21 semua perwakilan peserta berada di Westin Nusa Dua dan ternyata atribut acara telah diturunkan, semua peserta yang ada [ sekitar 9 provinsi ] saat itu berkumpul di lobi BICC dengan harapan dapat bertemu dengan salah satu panitia . Ketua panitia penyelenggara Bpk. Bambang Satrio Oryono ternyata akhirnya datang sendirian tanpa ditemani panitian lain , sehingga tumpahlah semua kekecewaan peserta selama ini saat itu juga hadir para pejabat lainya seperti Kepala RRI Pusat. Dari pihak Dinas Pariwisata Bali mengusulkan acara BMD di alihkan ke gedung Art Center Bali.


    Pada Pukul 5 sore kontingen NTB dan seluruh kontingen lainnya menuju Gedung pertunjukan Art Center, setiba dilokasi pihak Panitia tidak melengkapi kebutuhan peserta untuk tampil pada sore itu seperti sound system dan perangkat lain yang menunjang penampilan seluruh peserta. Akhirnya semua peserta BMD membuat surat keputusan bersama yang menyatakan meminta pertanggungjawaban pihak penyelenggara [ BMD ] kepada seluruh peserta yang ada untuk mengganti material yang dikeluarkan selama berada dibali dari tanggal 18 sampai dengan kepulangan kontingen kedaerah masing-masing.

    Dan pihak penyelanggara menyanggupi surat keputusan bersama. Untuk langkah awal pihak penyelenggara mengusahakan untuk mengembalikan seluruh kontingen ke daerah masing-masing berupa tiket kepulangan. Dan material lain akan dikembalikan oleh pihak penyelenggara dalam tempo 2 sampai 3 minggu,walaupun kami ragu apakah akan diganti .


    Beberapa sumber tentang event ini dapat ditemukan di

    http://www.google.co.id/search?hl=id&client=firefox-a&rls=org.mozilla%3Aen-US%3Aofficial&hs=xbD&q=Bintang+Musik+Daerah+2009&btnG=Telusuri&meta=

    ReplyDelete
  9. [...] Dimanakah Engkau?? Mar.23, 2009 in Budaya Sebuah Comment dari post Pencanangan Bintang Musik Daerah membuat saya turut prihatin atas apa yang terjadi apa yang dialami oleh rekan-rekan kita kontingen [...]

    ReplyDelete
  10. sobat..
    aku pun sama merasakan apa yang kau rasakan..
    dari hati, tumbuhlah harapan dari negri kersik luai
    namun keputus asaan, ku dapat di sepinggan dan ngurah rai..
    sobat...
    masihkah kau dengar harapan itu..
    dimanakah cita-cita itu kusimpan jika kelak,
    ku kembali kepelukan negriku...
    burung2 enggang pasti menangis melihat sebuah perjuangan pupus terhalau badai...
    sobat...
    aku merasakan apa yang kau rasakan..
    karena kita sebenarnya adalah satu tujuan...
    ......SEMANGAT...SEMANGAT...SEMANGAT....

    ReplyDelete
  11. salam dari kami LOS dari solo peserta BMD juga
    keren bener acaranya. kalau sampai ada yang liat di Tv One wuih rugi besar. kalau bilang gak ada....coba kamu cari tempat yang strategis, jangan-jangan chanel Tv loe yang error kali. kami aja mainnya ampe kirengetan. abisnya ngejar bambang strio oryono, sama ossi, sama angki dan 2 securitynya sampai gak kepegang. wui coba kalau kepegang pasti liputannya nggak cuman di tv one tapi di buser, tangkap, dan acara kriminalitas yang lainnya. so emang kenapa bung.....???? ya jawabnya sepele....apa coba. mereka semua (panitia) MATI,......?????? kok mati...? ya jelas dong kan kami tusuk, kami injek-injek, kami cincang, kami kencingi kepalanya sampe hanyur badanya. eangnya kenapa...??? kenapa lagi...??? kan acaranya GAK JADI...mereka lari takut ketemu peserta.
    siapa bilang nasionalis??? bela seni budaya? makan tuh penggagas dan panitia. satu kata untuk mereka BANGSAT. kalau dua kata BAJINGAN.....? lho apa lagi alesannya???? alesanya sederhana... KAMI DITERLANTARKAN DI BALI. KAMI SAMPAI SAAT INI MENANGGUNG HUTANG GARA-GARA BMD. SEMANGAT------SEMANGAT---KITA HAJAR PARA PANITIA
    SALAM

    ReplyDelete
  12. untuk sobat-sobat kami yang mungkin sampai kita tidak ketemu waktu di bali kare terlantar bisa kontak melalui sms apa telp di 0271 9180066 apa email ke saya liestl@yahoo.com
    terus panitia juga boleh kalau mau maki-maki saya atau para pendukung panitia BMD semoga kalian mask sorganya seniman. dimuliakan di kerajaan budaya
    salam

    ReplyDelete