Monday, January 24, 2011

Salary Standard

Ribut-ribut membahas salary atau gaji pimpinan kita, membuat saya menjadi sedih.  Sebagai seorang anak bangsa miris rasanya ketika seorang pimpinan mengucapkan mengenai gajinya yg tidak pernah naik selama 7 tahun. Sebenarnya berapa sih gaji yg beliau terima saat ini.
Dan Gaji PRESIDEN KITA INDONESIA (Bpk SBY) Sebesar
Gaji pokok Rp 30.240.000
Tunjangan jabatan Rp 32.500.000
Total Rp 62.740.000. (Kaskus - http://goo.gl/2rYDQ)
Cukup besarkah gaji untuk seorang Pimpinan Negara Indonesia ini dibandingkan dengan yg lain? Mari  bandingkan dengan pimpinan negara yg lain.
  1. Perdana Meteri Singapura - Lee Hsien Loong ( 2.7 Miliar /Bulan)
  2. Kepala Pemerintahan Hongkong - Donald Tsang Yum-Kuen ( 494 Juta/Bulan)
  3. Presiden Amerika Serikat - Barack Obama ( 383 Juta/Bulan)
  4. Perdana Menteri Irlandia - Brian Cowen ( 326 Juta/Bulan)
  5. .....
  6. Presiden Indonesia - Susilo Bambang Yudhoyono ( 62 Juta/Bulan)
Kalau hanya dilihat dari nominal gaji SBY memang sih jauh dibandingkan dengan yang pimpinan negara yang lain dan  gaji beberapa direktur BUMN di Indonesi,a namun apakah harus didepan forum yg diliput oleh televisi sosok SBY pantas berucap seperti itu.
FYI Contoh Gaji direktur BUMN PT. Semen Gresik (http://goo.gl/RuruA http://goo.gl/YcbxS).
Seorang pimpinan negara layaknya orang tua yang dapat menjadi panutan bahkan jikalau itu tanpa pamrih (Pamrih orang tua ketika anak dewasa kemudian dihormati oleh anaknya).  Ada dua hal yg menjadi pemikiran saya mengapa seorang SBY mengutarakan 'Curhatnya' mengenai tidak naiknya gaji presiden selama 7 tahun.
  1. SBY 'curhat' - Supaya polisi/ABRI juga bisa bersabar ketika gaji mereka belum dinaikkan.
  2. Isi Hati - isi hati sebenarnya dari SBY yang mengharapkan kenaikan gaji presiden.
Ketika kecil, orang tua saya dikampung tidak pernah namanya itung-itungan ketika saya minta uang untuk A, untuk B, untuk C selama memang itu beralasan dan baik untuk saya. Apakah karena orang tua saya kaya? Justru itu yg aneh, orang tua saya bukan seorang yg mampu dalam kondisi finansial namun ketika kondisi seperti itu orang tua berani untuk mengusahakan sesuatu yg terbaik bagi anaknya walaupun harus berkorban lebih berkeringan lagi demi kebutuhan anak.

[ berlajut yak sabar ]

0 comments:

Post a Comment