Thursday, July 2, 2015

SmartPhone Panas Wajarkah?

Li-ion Battery Overheat or Not?
Heat atau panas pada sebuah smartphone adalah sebuah hal yang wajar mengingat begitu banyak komponen elektronik yang ditanamkan dalam sebuah smartphone. Dan perlu diingat bahwa ketika listrik dialirkan dalam sebuah komponen atau rangkaian elektronik maka panas akan ditimbulkan. Namun sampai seberapa  jauh sih panas itu menjadi hal yang wajar ataukah overheat?
Nah ada beberapa yang perlu diketahui yang menjadi penyebab smartphone panas dalam sebuah smartphone yang dikategorikan menjadi dua bagian, yakni:

  • Faktor Internal -  Panas akibat kondisi dasar atau standard dari sebuah smartphone baik hardware maupun software, yang termasuk dengan kategori internal & standard ada beberapa hal yang menjadi perhatian yakni:  
    • Processor & GPU - Processor merupakan komponen utama, vendor smartphone bertanggung jawab terhadap pemilihan processor yang tangguh termasuk ketika diberi beban berat namun tidak menghasilkan panas yang terlalu tinggi. Contoh kasus pemilihan Snapdragon 810 yang digunakan beberapa vendor dan memang terjadi masalah dengan overheating pada smartphone tersebut, lihat kasus Xperia Z4 dan Xiaomi Mi Note Pro yang menggunakan prosesor tersebut
    • Screen & Digitizer  - Ketika menggunakan laptop maupun smartphone maka brightness atau pencahayaan yang dikeluarkan oleh screen juga akan menghasilkan panas, hal ini sama seperti lampu yang menghasilkan terang juga panas. Pengaturan pencahayaan sangat diperlukan untuk menghindari panas berlebih maupun mengakibatkan daya  battery semakin cepat habis. Panas berlebih pada screen akan mengakibatkan kerusakan pada display.  
    • Sensor &GPS - Sensor pada smartphone memang menarik, semakin banyak sensor semakin menarik pula smartphone tersebut. Namun karena sensor juga membutuhkan daya listrik maka tentu saja mengaktifkan sensor akan mengakibatkan panas tinggal sampai seberapa besar sumbangsihnya panasnya terhadap sebuah smartphone. Bagaimana dengan GPS? Nah ini justru akan menghabiskan resource battery dan tentunya akan membawa efek jauh panas jauh lebih tinggi dibandingkan sensor-sensors lainnya.  
    • Battery  - Battery merupakan sumber daya pada sebuah smartphone, ketika arus dialirkan maka battery juga akan menghasilkan panas. Sayangnya disini perkembangan teknologi battery jauh tertinggal dengan perkembangan processor maupun komponen yang lain. Panas pada battery sangat perlu dimonitor karena dikawatirkan ketika panas terlalu tinggi akan merusak komponen/ion pada battery dan parahnya dikawatirkan terjadi ledakan karena panas berlebih. Akan diulas teknologi battery yang sering digunakan pada smartphone pada bagian lain.
    • Smartphone Design - Karena komponen elektronik yang ada pada sebuah smartphone menghasilkan panas masing-masing maka design sebuah smartphone merupakan salah satu kunci keandalan smartphone. Pada sebuah laptop akan ditemukan FAN(kipas angin) untuk sirkulasi udara panas, tidak mungkin kipas ini akan ditempatkan pada sebuah smartphone sehingga sebuah smartphone akan mengandalkan heatsink(pendingin), gel pendingin dan sistem ventilasi yang baik. Masih dalam ingatan ketika sebuah ponsel Xiaomi Mi 4i yang begitu cantiknya namun overheat karena minimnya ventilasi, dah akhirnya mengorbankan power processor untuk mengurangi panasnya? Nah cacatnya sebuah smartphone salah satunya ditentukan oleh faktor design ini.  
    • Operating System // Software Bawaan - Sistem Operasi baik Android, Apple IOS, maupun Windows Phone merupakan beban bagi sebuah smartphone. Bagaimana sistem operasi tersebut menggunakan resource secara berlebih dan memaksa processor untuk berkerja keras dan akan menghasilkan panas yang berlebih pula. Nah kembali ke Xiaomi Mi 4i yang disembuhkan problem panasnya namun mengorbankan performance dari device tersebut. Ada beberapa software bawaan pada sebuah smartphone juga sesekali memberikan kontribusi panasnya sebuah smartphone, yakni ketika software bawaan tersebut tidak dapat di non-aktif-kan sehingga menggunakan resource RAM maupun processor.
    • RF Antena - RF Antena memang tidak menghasilkan panas, namun ketika sebuah smartphone bermasalah dengan signal yang diterima  karena terlalu lemah dan sistem operasi terus menerus memaksa mencari signal yang baik maka kondisi itulah yang akan membuat smartphone bertambah panas. Ini seperti yang dialami oleh Alcatel Onetouch Flash Plus, namun memang masih awam untuk membahas mengenai hal ini.
    • Faktor internal yang lain - Apakah Internal Storage (sepertinya sih tidak terlalu menimbulkan panas deh) atau bluetooth atau  yang lain? Silahkan beri komentar.
  • Faktor External - Merupakan faktor yang disebabkan oleh kondisi luar dan mengakibatkan panas pada sebuah smartphone. Ada beberapa hal yang perlu yang diperhatikan:
    • Temperature Tempat - Tentunya akan berbeda ketika seseorang menggunakan smartphone ditempat yang bertemperature dingin atau dalam ruang ber-AC dibandingkan ketika smartphone digunakan ditempat yang bertemperature panas. Berhati-hati menggunakan GPS ketika kondisi panas didalam mobil kemudian smartphone diletakkan dengan car-holder menempel dikaca tanpa pelindung panas & dengan tidak menggunakan AC. Hal ini akan menjadi akumulasi panas dari kedua faktor. Internal GPS & External temperature tempat yang panas. 
    • Software Tambahan - Software tambahan juga akan memicu panas ketika software tersebut menggunakan resource grafis (GPU), juga ketika software yang digunakan menggunakan resource CPU atau juga menggunakan resource konektivitas seperti WiFI/Modem ataupun resource yang lain. Bermain game yang terus menerus tentu saja akan meningkatkan temperature dari sebuah smartphone
    • Transmit Power BTS - Transmit power dari sebuah BTS juga akan mempengaruhi panas hal ini tidak lepas dari faktor internal yang RF antena.  Jika posisi smartphone dekat dengan BTS maka signal yang diterima bagus, maka sistem operasi tidak akan memaksa mencari signal yang lebih baik. Namun bila posisi smartphone jauh dari BTS maka kekuatan signal akan semakin berkurang dan sistem operasi akan mencoba mencari BTS terdekat yang mengakibatkan timbulnya panas
    • Power Supply / Charger  - Tidak akan dibahas disini

Dari kedua faktor besar tersebut diatas tentu ada banyak faktor lain, dan bagi yang berkenan membagi membagikan ilmu silahkan jangan ragu untuk dapat memberikan komentar supaya dapat saling berbagi pengetahuan sehingga tidak ditipu oleh vendor-vendor yang menjanjikan cantiknya atau gaharnya sebuah smartphone tetapi cacat design atau cacat pemilihan komponen.  

Berikut contoh pemakaian smartphone yang menghasilkan panas. Ini adalah Alcatel Onetouch Flash Plus yang digunakan sekitar 16 menit dan mengalami kenaikan panas dari 34 celcius ke 41 celcius.

Yang pastinya ponsel ini pernah mengalami panas hingga 49 celcius ketika digunakan sebagai GPS dalam perjalanan rumah hingga kekantor dalam kondisi panas (AC kondisi mati) dan ditempatkan di dashboard depan speedometer. 

Apakah ini aman? Nanti akan coba diulas kembali mengenai aman atau tidaknya.

Kesimpulannya:
Jadi Smartphone Panas wajarkah? Adalah sebuah hal yang wajar ketika masih dalam batas toleransi yang ditentukan. Seperti battery battery li-ion charge temperature yang diijinkan adalah 0°C to 45°C sedangkan kondisi discharge (battery operation) masih aman ketika dalam range –20°C to 60°C. Juga harus diperhatikan panasnya processor. 

Demikian sedikit penjelasan mengenai panasnya sebuah smartphone, penulis adalah orang awam dalam dunia smartphone namun memang sedang belajar. Silahkan memberi komentar untuk melengkapi jika memang ada hal-hal yang harus dipertimbangkan dalam topik ini.

0 comments:

Post a Comment